



Siswa Yaketunis mengikuti kegiatan praktik membuat telur asin sebagai bagian dari pembelajaran keterampilan. Proses diawali dengan memarut rempah-rempah, kemudian dilanjutkan dengan mencuci telur hingga bersih agar siap diolah. Tahap awal ini penting karena kebersihan bahan sangat memengaruhi kualitas telur asin yang dihasilkan.
Setelah itu, siswa mencampurkan tanah liat dengan abu dan garam untuk membuat adonan perendam. Telur kemudian direndam dalam adonan tersebut selama dua minggu. Selama waktu itu, rasa asin meresap perlahan sehingga menghasilkan telur asin dengan cita rasa yang khas.
Setelah dua minggu, telur dicuci kembali untuk menghilangkan sisa tanah liat, lalu telur siap dimasak dan dinikmati. Melalui kegiatan ini, siswa belajar bahwa sebuah hasil membutuhkan proses, ketelitian, dan kesabaran. Keterampilan ini juga dapat menjadi bekal kemandirian dan peluang usaha di masa depan.
Bersama Yaketunis Sejahterakan Tunanetra Islam
