Kultum Zuhur disampaikan oleh Pak Aat dengan tema keutamaan bulan suci Ramadhan berdasarkan hadits riwayat Muslim. Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan bahwa pada bulan Ramadhan pintu-pintu surga dibuka lebar, pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu.
Makna dari hadits tersebut adalah Allah memberikan kesempatan besar kepada umat manusia untuk memperbanyak ibadah dan melakukan kebaikan. Bulan Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan amal seperti salat sunnah, tadarus Al-Qur’an, membaca buku-buku keagamaan, serta memperbanyak berbagai aktivitas positif lainnya.
Pak Aat menjelaskan bahwa dibukanya pintu surga merupakan simbol kesempatan bagi manusia untuk mengendalikan diri dari perbuatan buruk. Meskipun setan dibelenggu, manusia tetap memiliki hawa nafsu yang harus dikendalikan, seperti nafsu amarah dan dorongan negatif lainnya.
Beliau juga menyampaikan bahwa dalam diri manusia terdapat tingkatan jiwa, mulai dari jiwa yang mudah menyesal hingga nafsu mutmainah, yaitu jiwa yang tenang dan berada pada tingkat ketenangan tertinggi. Oleh karena itu, umat Islam diharapkan tidak hanya menjadikan agama sebagai ucapan di lisan saja, tetapi benar-benar menerapkannya dalam perilaku dan kehidupan sehari-hari.
Melalui kultum ini, jamaah diajak untuk memanfaatkan bulan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri, meningkatkan ibadah, serta menumbuhkan ketenangan hati melalui pengamalan ajaran agama secara nyata.
Bersama Yaketunis Sejahterakan Tunanetra Islam




