Siswa kelas TKLB SLBA Yaketunis mengikuti kegiatan pembelajaran menyusun puzzle bersama Bu Hervira Ayu Nadya, S.Psi. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar melalui aktivitas yang menyenangkan, interaktif, dan sesuai dengan tahap perkembangan mereka.
Menyusun puzzle merupakan aktivitas yang dapat mendukung stimulasi kemampuan kognitif dan keterampilan dasar siswa. Dalam prosesnya, siswa diajak mengenali bentuk, memperhatikan bagian-bagian puzzle, serta mencoba mencocokkan setiap kepingan hingga membentuk susunan yang utuh. Aktivitas ini juga memberikan ruang bagi siswa untuk berlatih memusatkan perhatian, mengamati, dan menyelesaikan tugas secara bertahap.
Dengan pendampingan Bu Hervira Ayu Nadya, S.Psi., kegiatan menyusun puzzle menjadi kesempatan bagi siswa untuk terlibat aktif dalam proses belajar. Siswa dapat mencoba menyusun kepingan puzzle, mengenali hubungan antarbagian, serta belajar melalui pengalaman langsung. Pendampingan dalam kegiatan ini turut memberikan dukungan agar siswa dapat mengikuti aktivitas sesuai dengan kemampuan dan kebutuhannya.
Selain mendukung perkembangan kognitif, kegiatan menyusun puzzle juga dapat menjadi sarana untuk melatih koordinasi mata dan tangan, keterampilan motorik halus, serta ketekunan. Setiap kepingan yang dicoba untuk disusun memberikan pengalaman belajar tersendiri bagi siswa. Proses mencoba, mencocokkan, dan menyelesaikan puzzle menjadi bagian penting dari pembelajaran, bukan semata-mata hasil akhir yang diperoleh.
Kegiatan ini mencerminkan pentingnya pembelajaran yang memperhatikan kebutuhan dan karakteristik siswa di kelas TKLB. Melalui aktivitas sederhana yang dirancang secara edukatif, siswa memperoleh kesempatan untuk mengeksplorasi kemampuan, membangun pengalaman belajar, dan mengembangkan keterampilan dasar secara bertahap.
Melalui kegiatan menyusun puzzle bersama Bu Hervira Ayu Nadya, S.Psi., SLBA Yaketunis terus menghadirkan pengalaman pembelajaran yang mendukung perkembangan siswa. Pembelajaran yang menyenangkan, dengan pendampingan yang sesuai, menjadi salah satu upaya untuk menumbuhkan rasa percaya diri, kemandirian, dan semangat belajar sejak dini.
Bersama Yaketunis Sejahterakan Tunanetra Islam

