Siswa SLB A Yaketunis mengikuti pembelajaran Orientasi dan Mobilitas (OM) bersama Pak Kuswantoro. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kemampuan siswa tunanetra agar dapat bergerak secara mandiri, aman, dan percaya diri dalam mengenali lingkungan sekitar.
Pada pertemuan kali ini, siswa mempelajari materi upper hand, lower hand, serta konsep mata angin sebagai dasar dalam orientasi. Pak Kuswantoro menjelaskan pentingnya memahami arah utara, selatan, timur, dan barat agar siswa mampu menentukan posisi dan arah tujuan ketika beraktivitas.


Selanjutnya, siswa mempraktikkan berbagai teknik dasar penggunaan tongkat. Mereka berlatih teknik ayunan tongkat (two-point touch) dengan mengayunkan tongkat ke kanan dan kiri secara teratur untuk mendeteksi kondisi jalur yang akan dilalui. Selain itu, siswa juga mempelajari teknik geseran (constant contact), yaitu menggeser ujung tongkat ke kanan dan kiri sambil tetap menyentuh permukaan lantai agar dapat mengenali perubahan tekstur maupun rintangan di depan.
Dengan pendampingan Pak Kuswantoro, setiap siswa mempraktikkan teknik tersebut sesuai dengan kemampuan masing-masing. Pembelajaran berlangsung aktif dan penuh semangat, di mana siswa terus berlatih agar semakin terbiasa menggunakan tongkat dengan teknik yang benar.
Melalui pembelajaran Orientasi dan Mobilitas ini, diharapkan siswa SLB A Yaketunis semakin mandiri dalam melakukan mobilitas, mampu mengenali arah dengan baik, serta memiliki rasa percaya diri untuk beraktivitas secara aman di lingkungan sekolah maupun di kehidupan sehari-hari.
Bersama Yaketunis Sejahterakan Tunanetra Islam
